Jenis Imunisasi Difteri Untuk Anak

Jenis Imunisasi Difteri Untuk Anak

BARANG SAMPAI BARU BAYAR ! Selamat datang di website www.obatherbalkhususanak.com situs kesehatan anak sekaligus menyediakan obat herbal yang asli dan resmi.
www.obatherbalkhususanak.com selalu memberikan yang terbaik bagi anda tentang informasi kesehatan ataupun dalam hal pelayanan berbelanja online.

ARTIKEL TERKAIT :

Komplikasi penyakit difteri pada anak
Gejala Dan Penyebab Difteri Pada Anak
obat difteri anak
Imunisasi difteri untuk anak

Jenis imunisasi difteri untuk anak – Difteri adalah penyakit serius yang sangat menular yang disebabkan oleh racun yang dibuat oleh bakteri. Difteri menyebabkan penutup tebal di bagian belakang tenggorokan. Hal ini dapat menyebabkan masalah pernapasan, kelumpuhan, gagal jantung, dan bahkan kematian. Hal ini menyebar melalui tetesan pernafasan dari bersin dan batuk.

Difteri juga bisa disebarkan oleh benda atau makanan yang terkontaminasi. Bahkan jika orang yang terinfeksi tidak memiliki gejala apapun, mereka bisa menginfeksi orang lain sampai empat minggu.

Imunisasi Difteri Untuk Anak

Penyakit difteri sangat berbahaya hingga dapat menyebabkan kematian, Difteri merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae . Ada empat jenis vaksin yang digunakan saat ini untuk melindungi terhadap difteri, yang semuanya digabungkan dengan vaksin untuk penyakit lain:

  • Difteri dan tetanus (DT)
  • Difteri, tetanus, dan pertusis (DTaP)
  • Vaksin Tetanus dan difteri (Td)
  • Tetanus, difteri, dan pertusis (Tdap)

Dengan vaksin DTaP Anda mencegah 3 penyakit dengan 1 tembakan: difteri, tetanus , dan pertusis . Anak-anak harus mendapatkan 5 dosis vaksin DTaP, satu dosis pada masing-masing usia berikut :

  • 2 bulan
  • 4 bulan
  • 6 bulan
  • 15-18 bulan
  • 4-6 tahun

Siapa pun yang berhubungan dengan bayi – orang tua, kakek-nenek, perawat, saudara kandung, ditambah keluarga besar dan teman-teman – harus menerima vaksin dewasa (Tdap) untuk membantu melindungi bayi baru lahir dari batuk rejan.

Dianjurkan juga bahwa ibu hamil menerima vaksin Tdap selama setiap kehamilan antara minggu ke 27 dan 36 untuk memberi manfaat bagi ibu dan bayi. Ketika calon ibu divaksinasi, dia melewati antibodi yang melawan penyakit pada bayinya untuk membantu melindungi bayi setelah kelahiran.

Efek samping Vaksin DTaP

Sedangkan risiko vaksin DTaP yang menyebabkan reaksi alergi serius sangat kecil namun itu jarang terjadi dan efek samping ini umumnya terjadi 1-3 hari setelah disuntikan, efek samping yang umum dari vaksin DTaP dapat meliputi:

  • Demam
  • Kemerahan atau bengkak di daerah yang disuntikan
  • Rasa sakit atau nyeri di mana suntikan diberikan
  • Fussiness
  • Kelelahan atau nafsu makan yang buruk
  • Muntah

Rekomendasi pengobatan

Demi menjaga anak dari penyakit berbahaya seperti difteri, pertusis dan tetanus sangat penting untuk Anda memberikan vaksin untuk mencegahnya,

Namun terkadang vaksin tidak dapat mencegah penyakit secara total karena difteri adalah penyakit yang sangat menular, jadi sekalipun anak Anda sudah menerima vaksin untuk difteri jika tertular dari orang lain ataupun benda yang sudah terkontaminasi maka anak Anda pun akan terkena penyakit dtfteri juga.

Untuk obat difteri anak kami memiliki rekomendasi dengan QnC Jelly Gamat 100% herbal alami aman dikonsumsi untuk anak dan bayi dan sudah terbukti ampuh.

Jenis Imunisasi Difteri Untuk Anak

Posted By
Obat Herbal Khusus Anak

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *